Undang-Undang Dijadikan Proyek? Tidak Benar!

Undang-Undang Dijadikan Proyek, Tidak Benar!!!

Kabarberitahariini.com, Wakil Ketua DPR Fadli Zon membantah mengenai kabar DPR yang menjadikan penyusunan undang-undang sebagai proyek.

Ia mengungkapkan bahwa, pembahasan mengenai undang-undang yang didasarkan dari aspirasi masyarakat.

“Kalau mengenai proyek saya enggak tahu yang dimaksud seperti apa. Kecuali yang bermanfaat untuk orang tertentu atau korporasi tertentu,” ucap Fadli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Fadli mengungkapkan, persetujuan dalam penyusunan undang-undang persetujuan tidak hanya dari DPR, namun juga pemerintah.

“Saya berfikir mungkin perlu dilihat apa yang dimaksud proyek. Yang jelas kami ingin undang-undang tidak bertentangan dengan UUD 1945. Justru itu harus merujuk pada UUD 1945. Kalau ada yang bertentangan kan bisa diuji di Mahkamah Konstitusi,” ucap Fadli.

“Saya mengira bahwa sekarang ini enggak keliatan (seperti proyek) ya sejauh ini. Sejauh ini berdasarkan aspirasi masyarakat yang ada. Tentu kepentingan kadang beda,” tambah politisi Gerindra itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat yang gemar membuat undang-undang.

Ia meminta kepada DPR tidak perlu membuat banyak UU. Yang terpenting, UU yang dibuat dapat berkualitas.

“Saya sudah ngomong ke DPR, tidak perlu setahun buat 40 UU. Satu atau dua cukup, tapi berkualitas. Jangan undang-undang dijadikan proyek,” ungkap Jokowi saat membuka Rembuk Nasional 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Related posts