Terimbas atas Pengobatan yang Dijalani Oleh Ibunya, Errani Dinyatakan Doping

Terimbas atas Pengobatan yang Dijalani Oleh Ibunya, Errani Dinyatakan Doping

Kabarberitahariini.com, Petenis Italia, Sara Errani diberikan sebuah hukuman larangan untuk bertanding selama dua bulan setelah terbukti positif mengonsumsi zat terlarang letrozone pada tes bulan Februari lalu.

Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Federasi tenis Internasional (ITF), Senin (07/08/2017).

Errani sendiri menolak untuk mengakui hal yang mengatakan bahwa dirinya mengonsumsi asupan terlarang tersebut. Dirinya mengatakan zat terlarang tersebut masuk sebagai imbas dari pengobatan kanker payudara yang harus dijalani oleh ibu kandungnya.

“Selama hidup dan karir saya di tenis, saya tidakk pernah menggunakan obat terlarang,” begitu pernyataan yang disampaikan Errani. “Saya sangat kecewa, akan tetapi sekarang ini saya sadar penuh dan yakin bahwa saya tidak pernah melakukan hal yang salah.”

Panel penilai ITF memang mengatakan kesalahan Errani berada pada tingkat poaling yang rendah. Akan tetapi ia tetap harus menjalani hukuman larangan bertanding selama dua bulan yang mulai berlaku pada tanggal 3 Agustus sampai dengan 2 Oktober mendatang.

Pada waktu sebelumnya, Errani juga tidak tampil di lima turnamen antara tanggal 16 Febriari sampai dengan 7 Juni lalu. Pada kurun tersebut ia hanya tampil sebagai semi finalis di turnamen di Rabat, Maroko serta babak kedua Perancis Terbuka.

Hukuman larangan bertanding tersebut juga menyebabkan dirinya absen di turnamen grand slam AS Terbuka.

Untuk sekarang ini Errani menempati peringkat ke 98 dunia. Sepanjang karirnya dirinya memenangi 9 gelar juara tunggal dan 25 gelar juara ganda WTA. Ia pernah menempati peringkat ke 5 dunia pada tahun 2013, serta lolos ke final Perancis Trtbuka sebelum kalah pada saat menghadapi petenis Rusia, Maria Sharapova.

Related posts