Relokasi Kedubes AS ke Yerusalem Akan Dimulai

Kabarberitahariini.com – Israel mempercepat proses perizinan yang memungkinkan relokasi kantor kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem dilakukan dalam waktu dekat.

Menteri Keuangan Israel, Moshe Kahlon mengatakan pemerintah pusat akan meminta pemerintah kota Yerusalem untuk mencabut izin yang seharusnya diperlukan untuk membangun tembok dan rute jalan di lokasi sementara kedutaan.

Kahlon mengatakan pemerintah Israel tidak akan membiarkan birokrasi yang tidak penting menahan relokasi kedutaan AS ke Yerusalem, ibu kota abadi Israel juga ini adalah strategi diplomatik Israel dan setiap lembaga di bawah saya akan melakukan apa saja yang dibutuhkan untuk mengakomodasi rencana relokasi sesuai jadwal yang diminta.

Israel menyatakan kedubes AS di Yerusalem akan dibuka pada 14 Mei mendatang, bertepatan dengan perayaan 70 tahun negara itu berdiri. Namun, pembangunan kedutaan besar secara permanen membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun.

Seorang pejabat di Washington mengatakan bahwa AS akan mendirikan kantor kedubes sementara di Arona, daerah di Yerusalem tempat fasilitas kekonsuleran AS berdiri sekarang ini dan menambahkan bahwa pencarian lokasi permanen kedubes juga telah dimulai.

Relokasi kedubes dilakukan sebagai bukti konkret keputusan dari Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel pada awal Desember 2017 yang lalu.

Keputusan itu telah menuai kencaman keras tidak hanya dari kawasan Arab, tapi juga negara Barat. Yerusalem merupakan salah satu sumber konflik berkepanjangan karena Israel dan Arab memperebutkan daerah itu sebagai Ibu kota.

Pengakuan AS itu pun dianggap bisa mengancam upaya rekonsiliasi antara Israel dan Palestina, bahkan perdamaian di Timur Tengah.

Related posts