PKS Nilai Victor Laiskodat Sudah Mengujarkan Kebencian

PKS Nilai Victor Laiskodat Sudah Mengujarkan Kebencian

Kabarberitahariini.comNews, Jakarta – Pidato yang disampaikan oleh Politisi Partai Nasdem, di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa lalu (1/8), menurut Ketua Departemen Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Pusat Partai PKS, Zainudin Paru, merupakan ujaran kebencian.

Dalam konferensi pers di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (4/8), dia mengatakan dalam pidato itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR RI, sudah mengajak masyarakat untuk membenci PKS, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan PAN.

“Saudara Victor mengajak masyarakat kabupaten Kupang, NTT, untuk memusuhi PKS yang bisa berakibat dan mengarah pada reaksi dan pertentangan horizontal,”ucapnya.

Victor Laiskodat menyampaikan hal itu, dalam sebuah kampanye bupati yang didukung oleh partai Nasdem, di kabupaten Kupang, NTT pada Selasa lalu. Pernyataan Victor itu terakam dalam video yang sudah beredar di masyarakat.

Dalam video itu, Victor Laiskodat mengingatkan masyarakat mengenai kelompok pendukung khilafah, atau sistem tata negara sesuai ajaran Islam.

Dia menyebutkan kalau sistem itu diterapkan di Indonesia, maka semua penduduk Indonesia harus masuk Islam, dan tidak ada lagi yang boleh ke gereja.

Dia mengajak masyarakat untuk tidak mendukung partai-partai yang khilafah, yakni Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan PKS.

Di ujung pidatonya, dia sempat menegaskan dia akan membunuh mereka, sebelum mereka membunuhnya. Tetapi tidak jelas siapa yang dia maksud dengan mereka.

Pernyataan Victor Laiskodat itu menurut Zainudin, bisa dijerat dengan pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang “menyatakan perasaan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.”

“Selanjutnya sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati dan taat hukum, DPP PKS bakal menyampaikan laporan pidana ke Mabes Polri,”ucapnya.

Related posts