PKS : Fakta Saat Ini, Banyak PHK Serta Daya Beli Menurun

PKS Fakta Saat Ini, Banyak PHK Serta Daya Beli Menurun

Kabarberitahariini.com, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sampai dengan daya beli yang rendah merupakan fakta yang dirasakan oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Hidayat untuk menyikapi hasil survei Indikator Politik Indonesia bahwa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla masih mendapatkan rapor merah, contohnya saja dalam hal memenuhi kebutuhan pokok dan mencari pekerjaan.

Kemudian Ia memberikan contoh adanya sejumlah rumah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan yang sudah berbulan-bulan bahkan setahun tidak kunjung dibeli maupun disewakan.

Padahal, lokasi tersebut merupakan salah satu tempat yang sempat diperebutkan untuk dibeli maupun disewakan.

Hidayat mengatakan bahwa, kondisi yang seperti ini tidak ada kaitannya dengan tahun politik. Bahkan, persoalan mengenai kesulitan kerja dan rendahnya daya beli masyarakat jangan sampai dipolitisasi untuk kepentingan politik.

Dikarenakan, kondisi itu merupakan keresahan nyata yang dialami oleh masyarakat.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dikatakan masih memperoleh rapor merah di beberapa sektor ekonomi.

Rapor merah ini dilihat berdasarkan survei yang sudah dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 17 hingga 24 September 2017.

Mengenai hal membeli kebutuhan pokok, contohnya. Masih terdapat sebesar 43 persen responden merasa semakin berat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari.

Hanya terdapat 18 persen yang menyatakan pemenuhan kebutuhan pokok semakin ringan ketimbang dengan tahun lalu.

Sementara itu, responden juga merasa pengangguran di Indonesia sekarang ini semakin banyak ketimbang dengan tahun lalu.

Sebanyak 50 persen responden yang mengatakan bahwa pengangguran makin banyak. Hanya 20 persen yang menjawab semakin menurun.

Sebanyak 54 responden juga mengatakan merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan. Hanya 14 persen responden yang merasa mencari pekerjaan semakin mudah.

Related posts