Penjelasan TNI mengenai Dugaan Anggotanya Memukul 2 Preman Hingga Babak Belur

Anthony Ginting Diharapkan Untuk Tetap Menjaga Mental Di Kejuaraan Dunia

Kabarberitahariini.com, TNI mengenai hal ini Kodam III/Siliwangi membantah ada anggota TNI yang memukul dua orang diduga preman sampai babak belur di Bandung, Jawab Barat. Anggota TNI tersebut justru disebut membantu mengamankan keduanya.

Kapendam III/Siliwangi Letkol Arh M. Desi Aryanto membenarkan adanya vidro yang beredar di media sosial mengenai pengejaran terhadap dua orang yang di duga preman. Hanya saja sama sekali tidak ada pemukulan oleh anggota TNI.

Desi mengungkapkan, insiden tersebut terjadi pada kamis (10/8) lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian itu berawal saat Pratu Demsi, anggota Pusdikpom, baru saja melakukan transaksi di ATM Bank BRI di kawasan Gunung Baru, Bandung.

“Kemudian anggota keluar dengan menggunakan sepeda motor. Tidak lama kemudian ada seperda motor lain yang ditumpangi oleh dua orang, kemudian memepet Pratu Demsi,” ucap Desi saat dikonfirmasikan, Sabtu (19/8/2017).

Akan tetapi, saat itu teman pelaku yang di boncengnya melihat Pratu Demsi menggunakan celana loreng. Kemudian, pelaku itu tancap gas meninggalkan anggota TNI itu.

“Melihat dari gerak gerik kedua orang yang mencurigakan, Pratu Demsi mengejarnya. Anggota semakin curiga saat melihat pelaku yang membawa samurai yang diselipkan pada bagian belakang rangka kendaraan pelaku. Akihrnya terjadilah kejar-kejaran,” ungkapnya.

Kedua pelaku kemudian masuk ke dalam gang di kawasan Gunung Batu. Lantaran ada mobil yang hendak keluar dari dalam gang itu, pelaku kemudian kembali lagi ke jalan raya.

“Kendaraan pelaku tertutup dan tidak dapat lari. Sehingga pelaku ditangkap oleh Pratu Demsi. Selang beberapa saat, warga sekitar menghampiri dan mencoba untuk menghakimi para pelaku. Untuk menghindari amukan massa, pelaku kemudian diamankan oleh Pratu Demsi,” ucapnya.

Dibantu oleh Babinkamtibmas sekitar, lanjut Desim kedua pelaku kemudian dibawa Polres Cimahi untuk diserahkan. Namun dikarenakan tempat kejadian perkara ada di wilayah hukum Polsek Cicendo, Polrestabes Bandung pihak dari Polres Cimahi melimpahkan ke Polsek Cicendo.

“Jadi tidak ada anggota melakukan pemukulan apalagi hingga babak belur. Anggota malah menjaga supaya pelaku tidak dihakimi oleh massa,” ungkapnya.

Related posts