Penangkapan Fredrich Agar Proses Hukum Lancar

Kabarberitahariini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penangkapan terhadap Fredrich Yunadi dilakukan agar proses hukum kasus yang menjeratnya berjalan lancar. Pengacara itu berstatus tersangka merintangi penyidikan kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Febri mengatakan, ketika melakukan pencarian mantan kuasa hukum Setnov di kasus korupsi e-KTP, tim penyidik KPK telah membawa surat perintah penangkapan. Fredrich ditangkap di sebuah lokasi di Jakarta Selatan.

Menurut Febri, ketika melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka, termasuk Fredrich, pihaknya sudah meyakini yang bersangkutan diduga keras melakukan dugaan merintangi proses penyidikan Setnov. Penangkapan terhadap Fredrich berdasarkan Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Mengenakan kaos hitam, Fredrich tiba di gedung KPK sekitar 00.10 WIB. Dia langsung berjalan sambil menenteng kertas menuju lobi gedung KPK. Fredrich tidak menjawab satu pun pertanyaan awak media dan memilih untuk terus berjalan.

Dia diketahui tidak memenuhi panggilan penyidik KPK kemarin. Berkas kuasa Hukum Setnov itu meminta penundaan pemeriksaan dirinya lantaran proses pemeriksaan etik dirinya akan dilakukan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Related posts