Pemutusan Internet Saat Nyepi

Kabarberitahariini.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pihaknya saat ini tengah berkonsultasi dengan Dirjen Bimbingan Masyarakat Hindu terkait permintaan pemutusan koneksi internet pada hari Raya Nyepi.

Permintaan itu menurut Rudi perlu disikapi dengan bijak karena jaringan internet diperlukan untuk sektor bisnis seperti perhotelan di pulau Dewata. Walaupun sebagian besar penduduk Bali merayakan Nyepi pada hari tersebut.

Selain itu, Rudi belum mengetahui bagaimana implementasi pemutusan jaringan internet itu jika benar akan dilakukan. Oleh karena itu, pihaknya akan berkonsultasi pula dengan pengemuka agama Hindu.

Sebelumnya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali menyampaikan imbauan kepada majelis-majelis keagamaan setempat yang meminta penyedia seluler untuk melakukan pemutusan sementara koneksi internet pada Hari Nyepi.

Imbuan tersebut tertuang pada butir keempat dalam Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali terkait Pelaksanaan Hari Nyepi Tahun Caka 1940 tertanggal 15 Februari 2018.

Isi butir keempat dari seruan tersebut adalah Provider penyedia jasa seluler diharapkan untuk mematikan data seluler (internet) dari hari Sabtu 17 Maret 2018 dari pukul 06.00 WITA s/d Minggu 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA.

Selain itu pada butir ketiga dalam seruan yang sama juga meminta kepada Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi untuk tidak bersiaran selama pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi pada Sabtu, 17 Maret 2018 dari pukul 06.00 WITA s/d Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA.

Related posts