Kim Jong-un mengundang Presiden Korsel ke Pyongyang

Kabarberitahariini.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengundang Presiden Korea Selatan Moon jae-in ke Pyongyang yang membuka kemungkinan pertemuan pertama antara pemimpin dari kedua negara sejak 2007 lalu.

Undangan ke Korea utara tersebut disampaikan oleh adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong dalam pertemuan bersejarahnya dengan Moon Jae-in di kantor Kepresidenan Korsel.

Pertemuan itu akan menjadi perkembangan diplomatik yang paling signifikan selama lebih dari satu dekade terakhir yang bisa dilampaui jika Moon menerima undangan Pyongyang pada tahun ini.

Mendapat undangan itu, Moon merespons nya dengan menyiratkan kedua negara mesti mencapai itu dengan menciptakan kondisi yang tepat dan pembicaraan antara korut dengan Amerika Serikat juga dibutuhkan.

Sementara itu juru bicara kepresidenan Korsel Kim Eui-kyeom meminta Korut bisa lebih aktif berbicara dengan Amerika Serikat.

Gambar dari jamuan makan siang di Gedung Biru yang disiarkan secara langsung di televisi Korea Selatan menunjukkan Moon duduk di hadapan Kim Yo-jong, alih-alih Kim Yong-nam yang lebih senior dan menjabat sebagai kepala negara seremonial.

Hubungan kedua negara sudah semakin membaik menjelang Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang dan pertemuan tingkat tinggi seperti ini tidak terpikirkan sejaka beberapa bulan terakhir.

moon telah menyampaikan niatnya untuk menggunakan Olimpiade sebagai kesempatan membangun hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan mengembalikan komunikasi menyusul berbulan-bulan ketegangan di Semanjung.

Sementara itu hubungan kedua korea yang semakin akrab tidak tercermin di pihak Amerika Serikat. Wakil Presiden Mike Pence yang sama-sama berada di tempat VIP, tampak berwajah dingin selama peristiwa berlangsung. Pence menuding Pyongyang menggunakan acara ini untuk kepentingan sendiri. “Kami tidak akan membiarkan propaganda Korea Utara membajak pesan dan citra Olimpiade,” ujarnya di Jepang.

Related posts