Izin Ditarik Oleh Pemkot Madiun, Go-Jek Masih Tetap Beroperasi Seperti Biasanya

Izin Ditarik Oleh Pemkot Madiun, Go-Jek Masih Tetap Beroperasi Seperti Biasanya

Kabarberitahariini.comGo-Jek, angkutan penumpang kendaraan roda dua yang berbasis aplikasi tetap beroperasi di Kota Madiun kendati Pemerintah Kota Madiun sudah menarik izinnya. Manajemen Go-Jek berdalih sudah mempunyai izin dari pemerintah pusat.

“Memang sudah ditarik. Tetapi izin kami dari pusat. Kalau Go-Jeknya sendiri sudah lepas dan tidak terikat dengan driver-nya. Biar mereka cari makan sendiri,” ucap City Head Go-Jek Madiun, Irwan, Jumat ( 11/8/2017).

Menurut pendapat Irwan, pihaknya akan tetap mengurus kembali mengenai izin ke pemerintah kota. “Sebagai warga negara yang baik kami tetap mengajukan izin. Tapi untuk masalah cabang sudah mengikut ke pusat. Kalau pusat ditutup maka kami tutup,” ucap Irwan.

Bagi Irwan, mengenai rugi dan tidaknya Go-Jek terhadap penarikan izin operasional ia tidak ketahui sama sekali. Urusan tersebut menjadi kewenangan Go-Jek pusat.

Disinggung dengan pernyataan Kadis Perhubungan Kota Madiun, Ansor Rasidi bahwa keberadaan Go- Jek di Kota Madiun ilegal dikarenakan sesuai aturan sepeda motor bukan angkutan umum, Irwan mengungkapkan dirinya tidak mempunyai kapasitas menjawabnya. “Mungkin bisa ditanyakan di Go-Jek pusat,” ucapnya.

Irwan mengatakan, sejak pertama kali pihaknya sudah merangkul ojek-ojek konvensional untuk bergabung dengan Go-Jek.

Dari pantauan di beberapa ruas jalan di Kota Madiun nampak Go-Jek tetap beroperasi dengan melayani penumpang dan mengantar sampai ke tujuan. Selain daripada itu, driver Go-Jek yang mengenakan jaket dan helm Go-Jek juga masih melayani pengiriman makanan yang dipesan oleh masyarakat melalui aplikasi.

Sebelumnya telah diberitakan, Pemerintah Kota Madiun meninjau kembali izin Go-Jek beroperasi di Kota Madiun. Dikarenakan pasalnya izin yang dikeluarkan Pemerintah Kota Madiun untuk Go-Jek merupakan izin aplikasi, dan bukan izin operasional.

“Saya meminta agar Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi Dan Usaha Mikro (DPMPTSPKUM) Kota Madiun, menarik izin Go-Jek dan mengkaji ulang karena praktiknya tidak sesuai dengan izin yang diajukan,” ucap Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto kepada wartawan, Kamis ( 10/8/2017).

Related posts