ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom Bunuh Diri Di Masjid Syiah

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Bom Bunuh Diri Di Masjid Syiah

Kabarberitahariini.com, Kelompok teroris yang memiliki nama dengan sebutan dirinya Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri dan serangan senjata yang mengakibatkan 14 orang tewas di masjid Syiah di Kabul, ibu kota Afganistan.

Seperti yang telah dilaporkan dari kantor berita AFP, Orang-orang yang bersenjata mengambil alih area salat yang memisahkan antara pria dan wanita di masjid Syiah di sisi utara Kabul, Jumat (25/8/2017).

Kantor berita yang menjadi corong propagana kelompok ISIS, yaitu Amaq, mengatakan sebuah pernyataan tidak lama setelah serangan itu bawah pejuangnya berada di balik pembunuhan tersebut.

Orang-orang yang bersenjata menyerbu masjid Syiah, menyerang para jemaah yang tengah berkumpul untuk salat Jumat. Seorang ulama termasuk diantaranya mereka yang terbunuh, ucap polisi.

Pernyataan Amaq mengatakan, serangan “inghimasi”, di mana pelaku pernyerangan menggunakan senjata untuk menambah jumlah korban maksimum, hanya meledakkan rompi bunuh diri mereka saat mereka kehabisan amunisi.

Mir Hussain Nasiri, anggota dewan ulama Syiah Afganistan, mengungkapkan, orang-orang bersenjata telah mengambil alih bagian masjid tersebut lewat ruang pemisah antara jemaah pria dan wanita.

Dia mengungkapkan, masjid tersebut dapat menampung sampai dengan 1.000 orang. Akses ke lantai dua, tempat para wanita berdoa, diblokir oleh penyerang.

Menurut pendapat Nasiri, orang-orang bersenjata menahan wanita yang berada di sana sebagai sandera.

Related posts