IAI Memberikan Komentar Mengenai Obat Terlarang Dan Obat Baru-bari Ini Pil PCC

IAI Memberikan Komentar Mengenai Obat Terlarang Dan Obat Baru-bari Ini Pil PCC

Kabarberitahariini.com, Penggunaan obat olegal yang sekarang semakin meningkat seperti dumolid atau yang baru-baru ini obat PCC. Sejumlah orang pernah menggunakan obat tersebut mengatakan bahwa mereka tidak memahami bahwa obat tersebut dilarang.

Hal tersebut tentunya membuat orang semakin bertanya-tanya mengapa obat tersebut dilarang dan ingin mengetahui dampak dari obat tersebut.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Drs Nurul Falah Edi Pariang, Apt, mengungkapkan bahwa obat merupakan racun, jika tidak dipakai dengan resep dokter itu sama dengan meminum racun.

Dia juga menjelaskan bahwa masyarakat harus memahami bahwa obat tidak untuk dikonsumsi sembarangan, dan harus mencari tahu keperluan dari obat tersebut ketika digunakan.

“Yang memberi obat harus dokter, takaran obat juga harus sesuai dengan apoteker. Jika diberikan oleh orang jangan diterima” ungkapnya disela konferensi pers PP IAI terhubung dengan kasus PCC dan Tramadol di Kendari.

Sementara itu, Nurul Falah juga mengingatkan pentingnya peranan dari apotek keluarga untuk menjamin keamanan saat mengonsumsi obat. Anda dapat menanyakan mengenai kandungan yang terdapat di dalam obat yang Anda terima jika Anda merasa ragu.

“Apalagi obat yang dibagi-bagi, jangan diterima. Prisipnya, minum obat saat diperlukan saja,” ungkapnya.

Related posts