Eggi Sudjana Minta Jaminan Rizieq Tidak Ditangkap, Ini Tanggapan Polisi

Eggi Sudjana Minta Jaminan Rizieq Tidak Ditangkap, Ini Tanggapan Polisi

Kabarberitahariini.comNews, Jakarta – Pengacara Imam Besar FPI Habib Rizieq, Eggi Sudjana, menyebut pihaknya memperbolehkan Rizieq kembali ke Indonesia asalkan ada jaminan tidak dilakukan penangkapan. Mengenai permintaan ini, Polda Metro Jaya menegaskan penanganan hukum terhadap Rizieq dilakukan profesional.

“Biarin aja, kita profesional. Bekerja secara profesional,”ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada awak media, Jumat (2/6/2017).

Arga mengatakan penangkapan tersangka merupakan keputusan penyidik. Penyidik mempunyai hak mempertimbangkan syarat subyektif dan obyektif.

“Penahanan pertimbangan penyidik, itu penyidik yang punya alasan sendiri (subyektif-obyektif),”ucapnya.

Penyidik menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan pornografi di situs ‘baladacintarizieq’. Rizieq dikenakan Pasal 9 jucto, Pasal 35 UU RI No 44 tahun 2008 tentang Pornografi yang isinya menyuruh atau menjadikan orang lain sebagai objek model yang mengandung unsur pornografi.

Selain itu Rizieq juga dipasangkan dengan Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 28 dan atau pasal 6 juncto Pasal 32 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Kuasa hukum Rizieq, Eggi Sudjana menyebut penetapan tersangka kliennya adalah sebuah upaya rekayasa. Eggi mengatakan pihaknya baru memberbolehkan Rizieq kembali ke Indonesia asalkan tidak ditangkap polisi.

“Saya konfirmasi dengan habub, habib malah tanya ‘kapan saya harus pulang?”. Sekarang saya jawab dulu, oleh pulang habib dengan catatan pihak kepolisin menjamin tidak ditahan, kalau dimintai keterangan kita oke,”ucap Eggi, Kamis (1/6/2017).

Eggi mencontohkan jaminan tidak ditahan itu dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia menyebut aturan itu diaturan dalam Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2012 yang mengatur mengenai manajemen penyidikan.

Related posts