Desakan Mengeluarkan SP3 untuk Habib Rizieq

Kabarberitahariini.com – Muncul desakan kepada kepolisian untuk segera mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq seiring menyusulnya rencana kepulangan Rizieq ke Indonesia.

Desakan penghentian Penyelidikan itu di sampaikan oleh anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis Razman Arif Nasution mengatakan kalau keinginan pemimpin FPI untuk pulang saat ini masih terkendala dugaan kriminalisasi dan diskriminasi atas kasus yang saat ini sedang berjalan di kepolisian.

Razman yang juga berperan sebagai lawyer mengatakan apa susahnya mengenyampingkan kasus Rizieq. Ada diskresi khusu, keluarkan SP3, Klir masalah ini dan demi kemaslahatan bangsa.

Penasihat Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana menjelaskan banyak peristiwa hukum yang dapat dijadikan rujukan untuk mengeluarkan SP3 dengan salah satunya deponering kasus KPK di kejaksaan.

Menurutnya, Rizieq sebagai warga negara masih memiliki hak hukum untuk mendapatkan SP3 dan dalam sosiologis hukum perlu dipertimbangkan.

Meski ada jalan lain berupa abolisi, namun Eggi tidak akan memilih opsi ini karena abolisi menurut Eggi akan sulit terwujud karena harus meminta pendapat dari Dewan DPR dan ini akan rawan terjadi pro dan kontra.

Pengajuan SP3 untuk kasus dugaan percakapan konten pornografi juga sudah dilakukan oleh kuasa hukum pemimpin Rizieq Shihab, Sugito Pawiro sejak tahun yang lalu.

Sugito sendiri yang mengantarkan surat tersebut sendiri ke bagian Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya kemudian mengklaim kalau Dirkrimsus akan memperlajari dan mengkaji permohonannya. Namun meski sudah menerima Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kalau keputusan SP3 tidak akan semudah yang dibayangkan.

Related posts