Dengar Aduan Warga, Ahok Marah dan Mau Pecat Lurah

Dengar Aduan Warga, Ahok Marah dan Mau Pecat Lurah

Kabarberitahariini.comNews, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok geram dengan salah satu oknum kelurahan usai mendengar aduan warga Petojo Utara, Sinta. Sinta mengadukan masalahnya dalam membuat sertifikat tanah yang sudah dia tinggali puluhan tahun.

“Saya ke sini mengadukan tanah. kami mau buat sertifikat, sudah diukur ke BPN Jakarta Pusat. Nah kita lanjut ke lurah,”ucap Sinta.

Tetapi, lanjut Sinta, pengawai Kelurahan Petojo Utara malah mengatakan kalau lahan itu tidak bisa langsung dibuat sertifikat. Sinta mesti membeli lahan itu kepada pemilik sebelumnya.

“Padahal pemilik sebelumnya sudah enggak ada, adanya ahli waris,”ucap Sinta.

Adapun, lahan yang ditempati Sinta mempunyai luas 175m2. Tetapi, lahannya akan terkena pemotongan jalan dan cuma menyisakan 55m2.

Selama ini, Sinta cuma mempunyai akta Jual Beli (AJB) saja. Itu sebabnya dia mau membuat serfitikat. Ahok mengatakan ini merupakan modus baru permainan oknum kelurahan.

Ahok mengatakan Pemprov DKI Jakarta sedang membuat program supaya semua warga Jakarta bisa mempunyai srfitikat. Dia marah masih ada oknum yang ingin mempersulit hal itu.

“Kalau dia sudah tinggal 45 tahun ke atas misalnya, tiba-tiba mau buat sertifikat, BPN sudah oke. Tiba-tiba oknum lurah bilang ini tanah punya si A si B,”ucap Ahok.

Ahok marah lantaran warga disuruh untuk membeli lahan itu kepada ahli waris yang tidak diketahui indentitasnya. Apalagi, Sinta disuruh membeli dengan harga sesuai NJOP.

Padahal, kalau memang benar tanah Sinta dimiliki ahli waris pemilik sebelumnya, seharusnya ada dokumen yang membuktikan hal itu.

“Ini berarti adalah modus menjual tanah yang tidak perlu dibeli. Berarti ini oknum lurahnya bangsat!”ucap Ahok.

“Saya kalau ketemu byukti, harus dipecat dan diproses hukum,”ucap Ahok.

Ada beberapa warga yang mengadukan oknum lurah kepada Ahok. Ahok berjanji akan membahas ini dalam rapat pimpinan.

“Kita mau bantu orang miskin dapat sertifikat, malah dia malakin orang miskin. Enggak apa-apa, pecat aja lurahnya,”ucap Ahok.

Related posts