Bos Yahoo Ini Membagikan Bonus Untuk Karyawannya Karena Merasa Bersalah

Bos Yahoo Ini Membagikan Bonus Untuk Karyawannya Karena Merasa Bersalah

Kabarberitahariini.com – Menjelang akuisisi oleh operator seluler Verizon, Yahoo malah dilanda skandal bobolnya akun pengguna. Sejumlah peristiwa peretasan yang terjadi beberapa tahun lalu baru belakangan ini saja terungkap.

Marissa Mayer,CEO Yahoo, pun mengatakan jika merasa bersalah serta ingin bertanggung jawab melalui caranya sendiri. Dalam sebuah posting di Tumbler, wanita yang berambut pirang itu menyatakan jika akan menyerahkan bonus yang didapatkannya dari perusahaa untuk diberikan kepada karyawan Yahoo.

“Saya telah megambil langkah dengan memutuskan untuk menyerahkan bonus tahunan serta bonus ekuitas saya di tahun ini untuk disalurkan ke para pegawai perusahaan yang telah bekerja keras serta banyak berkontribusi,” ungkap Mayer.

Baca Juga :  Keluaran Baru Dari Samsung Galaxy Book Sungguh Menggoda Pengguna

Berdasarkan laporan yang dikutip dari The Verge, Kamis (02/03), selama lima tahun telah menjabat sebagai orang nomor satu di Yahoo, Mayer diketahui telah memperoleh sekitar 162 juta dollar AS (sebanding Rp 2,1 triliun) dalam bentuk gaji serta bonus saham.

Selain itu, dia juga akan mendapatkan kompensasi senilai 55 juta dollar AS (Rp 734 miliar) apabila meninggalkan perusahaan pasca-akuisisi oleh Verizon. Oleh karena itu, keputusan Mayer untuk menyerahkan bonusnya pada tahun ini kemungkinan akan melibatkan sejumlah uang yang besar.

Sebelumnya Yahoo sendiri mengalami kejadian peretasan sebanyak dua kali, tepatnya ditahun 2013 serta 2014. Pada saat itu data pribadi milik 1,5 miliar penggunanya pun dicuri oleh hacker. Akhirnya terungkap kejadian itu dengan cepat menurunkan nilai Yahoo menjelang akuisisi.

Pihak Verizon, yang sebelumnya ingin meminang Yahoo dengan mahar sekitar 4,8 miliar dollar AS, kemudian disebutkan menurunkan angkanya sebanyak 350 juta dollar AS usai mengetahui tentang peretasan tersebut.

Related posts