Banyaknya Karangan Bunga Untuk Ahok Membuat Suasana Balai Kota Kembali Hidup

Banyaknya Karangan Bunga Untuk Ahok Membuat Suasana Balai Kota Kembali Hidup

Kabarberitahariini.com, Jakarta – Daya tarik karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok serta Wakilnya Djarot Saiful Hidayat masih belum juga surut. Banyaknya karangan bunga yang datang juga membuat wisata Balai Kota yang sempat ditinggal warga kini pun semakin menggeliat.

Pemprov DKI Jakarta yang memang sudah lama membuka Balai Kota Jakarta untuk bebas dikunjungi warga pada Sabtu dan Minggu. Mereka boleh bebas untuk keluar masuk ruangan di Balai Kota kecuali ruangan kerja Ahok.

Fenomena karangan bunga Ahok-Djarot ini diyakini telah kembali menghidupkan kembali wisata Balai Kota. Pantauan dari awak media menyebutkan jika pada hari Sabtu (29/04), ratusan warga masih terus berdatangan ke Balai Kota sejak tadi pagi. Karangan bunga yang berjajar pada hampir seluruh sudut Balai Kota telah menjadi sasaran utama bagi warga hanya untuk berfoto.

Mereka kemudian memasuki ruangan Balai Kota. Hampir seluruh sudut ruangan yang ada tidak lepas dari jepretan kamera ponsel mereka. Dimulai dari kursi baik di ruang tunggu tamu, ruang foto mantan gubernur dan Balairung Balai Kota juga dipenuhi warga.

Baca Juga :  Ahok : Saya Tidak Bisa Larang Keinginan Warga Untuk Kirim Karangan Bunga

” Penasaran juga melihat karangan bunga katanya kan banyak sekali. Mumpung liburan dan ada wisata Balai Kota juga jadi bisa datang sekedar lihat langsung dan foto-foto sekalian lihat isi Balai Kota,” ungkap seorang warga bernama Okta.

Okta datang dengan bersama empat temannya yang memang sengaja untuk melihat sendiri seberapa banyaknya karangan bunga.

Berbeda dengan Okta, Fani justru datang ke Balai Kota hanya untuk memperlihatkan Jakarta Smart City kepada kedua anaknya. Mengingat jika dengan Jakarta Smart City, maka semua hal tentang Jakarta bisa terpantau.

” Saya sengaja ajak anak saya kemari, datang ke Balai Kota dan langsung naik ke lantai 3 ke kantor Jakarta Smart City. Biar dia tahu jika Jakarta itu bisa juga dilihat dari satu ruangan ini,” tambah Fani.

Sebelumnya dia juga sempat mengetahui sedikit banyak tentang Jakarta Smart City melalui media serta situs berbagi video Youtube. Karena itu, maka dia bersemangat untuk mengajak anaknya yang baru berusia 16 tahun bersamanya.

” Anak saya sangat suka tanya, jadi saya ajak saja langsung kemari bersama,” kata Fani.

Related posts