Alexis Menutup Semua Operasional Hotel

Kabarberitahariini.com – Manajemen Alexis Group angkat bicara terkait langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang resmi menutup operasional Hotel Alexis dengan mengeluarkan surat keputusan pencabutan tanda usaha pariwisata (TDUP).

Konsultan Legal Hotel Alexis, Lina Novita menegaskan bahwa penutupan operasional Hotel Alexis per tanggal 28 Maret bukan disebabkan karena praktik prostitusi dan perdagangan manusia. Hal ini sekaligus membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan ada praktek prostitusi dan perdagangan manusia di hotel tersebut.

Lina mengatakan penutupan Hotel Alexis dikarenakan alasan izin TDUP hotel tersebut tidak diperpanjang Pemprov DKI pada Oktober tahun lalu. Kejadian ini pula yang menurutnya menjadi sumber dan biang keladi kegaduhan di media massa dan di masyarakat hingga saat ini.

Lina juga mengatakan penutupan itu semata-mata dilakukan demi menjaga iklim yang kondusif serta menghindari polemik yang sudah berkepanjangan di masyarakat. Lina juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat terkait polemik dan gaduhnya pemberitaan soal Alexis yang sudah terjadi selama ini.

Sebelumnya, pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengeluarkan surat keputusan pencabutan tanda usaha pariwisata (TDUP) kepada pengelola Hotel Alexis, PT Grand Ancol Hotel yang berlaku mulai hari ini (28/3).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dalam surat itu disebutkan bahwa hari ini (28/3) menjadi batas waktu terakhir bagi PT Grand Ancol Hotel untuk menghentikan seluruh kegiatan usaha pariwisatannya.

Related posts