Akibat Suap Hakim, Saiful Jamil Divonis 3 Tahun Bui

Akibat Suap Hakim, Saiful Jamil Divonis 3 Tahun Bui

Kabarberitahariini.comNews, Jakarta – Penyanyi dangdut Sapul Jamil divonis 3 tahun penjara. Saiful Jamil terbukti bersalah menyuap majelis hakim di PN Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta.

“Menyatakan terdakwa Saiful Jamil terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,”ucap Hakim Baslin Sinaga.

Hakim menyatakan yang Rp 250 juta dari rekening Saiful juga untuk mempengaruhi hkim PN Jakarta Pusat dalam putusan hakim dalam perkara pencabulan. Uang diberikan melalui kakaknya Syamsul Hidayatullah kepada panitera PN Jakarta Utara, Rohadi, melalui pengacara Berthanatalia Ruruk Kariman. Walau uang diberikan melalui Syamsul, tetapi diyakini Saiful mengetahui soal pemberian itu.

“Perbuatan terdakwa mengetahui dan memberikan Samsul melakukan perbuatan itu dengan mentransfer yang dari rekeningnya dengan sepengetahuan terdakwa,”ucap hakim.

Dalam perkara ini, hakim mengatakan Samsul dan asisten Saiful, Aminudin, mengambil uang senilai Rp 565 juta pada 14 Juni 2016. Uang itu Rp 65 juta dimasukkan ke rekening Samsul, tetapo yang Rp 500 juta dibawa ke rumah Samsul.

Selain itu, Bertha juga berkomunikasi dengan manjelis hakim yang memutus perkara Saiful. Dalam komunikasi itu, Bertha mendapatkan kabar bahwa Saiful akan dijatuhkan pidana selama 3 tahun bui.

“Samsul membawa Rp 200 juta untuk diberikan Bertha. Kemudian Bertha menanyakan putusan perkara kepada Rohadi. Tetapi Bertha memberikan uang tunai Rp 200 juta kepada Rohadi, akan tetapi Rohadi meminta tambahan Rp 50 juta. Bertha menyampaikan Samsul yang diberikan Rp 300 juta, uang Rp 100 juta untuk kebutuhan penasihat hukumnya,”ucap hakim.

Hakim mengatakan Saiful mengetahui Syamsul akan membantu mengurus perkaranya. Selain itu, Saiful juga aktif mencari tahu perkembangan pengurusan perkaranya. Tetapi pada akhirnya Saiful divonis 3 tahun bui dalam perkara itu.

“Usao putusan selesai Bertha menanyakan kepada ROhadi bagaimana penyerahan uangnya. Mereka bertemu di restauran memberi Rp 300 juta kepada Rohadi,”ucap hakim.

Related posts